Rabu, 26 November 2025

Sejarah Kesultanan Aceh Darussalam Di Aceh

Sejarah Kesultanan Aceh Darussalam Di Aceh Kesultanan Aceh Darussalam adalah suatu kerajaan Islam yang berpusat di Aceh, Indonesia, dan menjadi kekuatan regional pada abad ke-16 dan abad ke-17. Kesultanan Aceh Darussalam didirikan oleh Sultan Ali Mughayat Syah pada tahun 1496 dan mencapai puncak kejayaannnya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Aceh menjadi pusat perdagangan rempah-rempah, studi islam,dan memiliki aramda angkatan laut yang kuat dengan bantuan Kesultanan Turki Utsmani. Ibukota Kesultanan Aceh Darussalam berada di Kutaraja ( kini Banda Aceh ). Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda Kesultanan Aceh Darussalam dijuluki " SERambi Mekkah " karena pengaruh Islam yang kuat. Kesultanan Aceh Darussalam bersaing dengan Portugis dan Kesultanan Johor dalam perdagangan rempah-rempah di Selat Malaka. Kesultanan Aceh Darussalam sangat maju di bidang kesusasteraan dan juga menjadi tempat kelahiran ulama yang terkenal seperti Hamzah Fansuri dan Syekha Abdur Rauf As-Singkili.Syekh Abdur Rauf adalah orang pertama yang menerjemahkan Al-Qur`an ke dalam Bahasa Melayu. Kesultanan Aceh Darussalam mulai mengalami kemunduran setelah Sultan Iskandar Muda wafat pada tahun 1636. Referensi : www.google.com

Selasa, 30 September 2025

Sejarah Kesultanan Lamuri Di Aceh

Sejarah Kesultanan Lamuri Di Aceh Kesultanan Lamuri di Aceh adalah suatu Kesultanan Islam yang didirikan sekitar abad ke-8 atau abad ke-9 Masehi oleh orang-orang Batak Gayo pada masa pemerintahahn Sultan Johan Machudum Berdaulat Mahmud Syah. Salah satunya bernama Meurah Silu Kerajaan Lamuri ini merupakan cikal bakal Kesultanan Aceh Darussalam. Kerajaan ini berlokasi di Teluk Lamreh yang strategis, memiliki peradaban yang tinggikubu pertahanan yang bernama benteng Indrapatra Kerajaan Lamuri ini juga menjalin hubungan diplomatik dengan Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Majapahit, dan bahkan dikunjungi oleh Laksamana Cheng Ho, penyebar agama Islam yang berasal dari Tiongkok. Sebelum menganut agama Islam, Kerajaan Lamuri menganut agama Hindu. Kerajaan Lamuri mulai menganut agama Islam pada awalo abad ke-15 Masehi dengan periode pemerintahan berakhir sekitar tahun 1513 Masehi. Asal usul Kerajaan Lamuri berasal dari Campa di Indo Cina ( kini Kamboja dan Vietnam ). Kesultanan Lamuri mengalami keruntuhan akibat konflik internal antara kaum birokrat dan agama,serta kehilangan wilayah-wilayah taklukan akibat perebutan kekuasaan dan juga pengaruh eksternal. Referensi : googlebooks. putraindonews.com

Rabu, 27 Agustus 2025

Mohammad Ramdan Pahlawan Bandung Lautan Api Yang (Sudah) Dilupakan

Mohammad Ramdan Pahlawan Bandung Lautan Api Yang (Sudah ) Dilupakan Jika anda warga kota Bandung, Jawa Barat, tentunya tidak asing lagi mendengar nama Jalan Mohammad Ramdan. Mohammad Ramdan adalah rekan Mohammad Thoha yang namanya juga diabadikan menjadi nama jalan yang ada di Kota Bandung, Jawa Barat,yang berjuang melawan tentara Belanda dan tentara Inggris ( Sekutu ) di front Bandung pada masa perang mempertahankan kemerdekaan. Menurut cerita yang beredar, Mohammad Ramdan gugur sebelum Mohammad Toha meledakkan gudang mesiu dan gudang senjata milik tentara NICA ( Belanda ) di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 11 Juli 1946. Tapi menurut versi lain Mohammad Ramdan tidak gugur dan masih hidup hingga tahun 1955. Pada 10 Juli 1946 pukul 21:45 tiga kelompok laskar dari pimpinan Majlis Pusat Perjuangan Priangan ( MPPP )untuk menyerang tangsi militer Belanda yang berada di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ketiga kelompok laskar yang ditugaskan itu adalah Barisan Banteng RI yang terdiri dari Mohammad Toha,Djodjon,Suntama, Udju, dan Ma`mun. Kemudian Barisan Pangeran Papak yang beranggotakan Achmad Memed dan Wahri. Sedangkan Hizbullah yang terdiri dari Mohammad Ramdan, Watra, dan Idas. Dalam penyerbuan yang terjadi pukul 22:00 WIB itu Mohammad Toha tertembak di pahanya. Sedangkan Mohammad Ramdan gugur. Kemudian Mohammad Toha memerintahkan laskar-laskarnya untuk mundur dan kembali ke selatan Sungai Citarum dan membawa jenazah Mohammad Ramdan. Dia bertekad menyelesaikan misinya sendiri yaitu meledakkan gudang senjata dan gudang mesiu milik tentara Belanda. Pada tanggal 11 Juli 1946 pukul 12.30 WIB meledaklah gudang mesiu milik tentara Belanda itu. Referensi : Apa Kabar.news.com

Sabtu, 08 Maret 2025

Sejarah Kesultanan Melayu Negeri Sembilan Malaysia

Sejarah Kesultanan Melayu Negeri Sembilan Malaysia Kesultanan Melayu Negeri Sembilan adalah Kesultanan Melayu yang berasal dari Semenanjung Malaya ( Malaysia ). Kesultanan Melayu Negeri Sembilan didirikan oleh Raja Mahmud atau yang lebih dikenal dengan Raja Malewar. Dia adalah putra Sultan Pagaruyung Minangkabau, Indonesia. Sebelumnya Negeri Sembilan ini adalah wilayah kekuasaan Kesultanan Johor. Raja Malewar dikirim oleh Sultan Pagaruyung untuk memerintah di Negeri Sembilan. Setelah Raja Malewar mangkat terjadi serangkaian sengketa suksesi di internal Kesultanan Negeri Sembilan. Kesultanan Negeri Sembilan sama halnya dengan Kesultanan Melayu lainnya yang berada di Semenanjung Malaya, mengalami kemunduran akibat kedatangan penjajah Britania Raya ( Inggris ) ke Semenanjung Malaya pada tahun 1786. Pada Agustus 1831 hingga Juli 1832 juga terjadi perlawanan rakyat Melayu di Naning terhadap penjajah Britania Raya yang disebabkan oleh orang-orang Melayu harus membayar pajak kepada pemerintah kolonial Britania Raya. Perang ini juga tidak lepas dari Perjanjian London antara Belanda dan Britania Raya pada tahun 1824. Setelah mendapatkan Malaka di Semenanjung Malaya dari Belanda, kemudian pemerintah kolonial Britania Raya memasukkan Naning sebagai bagian dari Malaka sejak tahun 1827. Sejak saat itu Naning tetap menjadi bagian dari Malaka. Selama Perang Dunia Kedua Naning bersama wilayah Semenanjung Malaya lainnya diduduki oleh Jepang ( 1941-1945 ). Pada tahun 1948 Kesultanan Negeri Sembilan bergabung dengan Federasi Malaya ( Malaysia ). Referensi : Harian Haluan.com wikipedia.

Hubungan Etnis Betawi Dengan Etnis Melayu Sambas Dari Kalimantan Barat

Hubungan Etnis Betawi Dengan Etnis Melayu Sambas Dari Kalimantan Barat Etnis Betawi memiliki kesamaan budaya dengan etnis Melayu Kalimantan Barat khususnya dengan etnis Melayu Sambas adalah seni pantun dan bahasa. Suku Betawi juga memiliki kekerabatan dengan etnis Betawi. Etnis Betawi adalah satu-satunya etnis Melayu yang mendiami Pulau Jawa.Di bidang bahasa, bahasa Melayu Jakarta ( Bahasa Betawi ) banyak dipengaruhi oleh serapan bahasa Melayu Sambas dari Kalimantan Barat, Cina Hakka ( Dialek Bahasa Cina yang digunakan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat ), dan Melayu Sumatera. Sedangkan Bahasa Melayu Sambas dari Kalimantan Barat merupakan perpaduan bahasa Dayak Kendayan, Dayak Banyuke, Melayu Sumatera, dan njuga menyerap bahasa-bahasa subetnik yang ada di Kalimantan Barat. Referensi : Pontiblogger.blogspot.com Googlebooks.com.

Sabtu, 01 Maret 2025

Kerajaan Yawadwipa di Semenanjung Malaya

Kerajaan Yawadwipa Di Semenanjung Malaya Kerajaan Yawadwipa adalah suatu Kerajaan Hindu yang didirikan oleh Sri Kripavarman di panati timur Semenanjung Malaya kemungkinan pada tahun 50-100 Masehi. Nama Yawadwipa mempunyai arti " pulau jelai ". Sri Kripavarman mempunyai gelar Wan Pa dan memerintah di Kerajaan Medang Gana di Kelantan, Semenanjung Malaya. Dalam kosmologi Hindu-Budha Yawadwipa merupakan dunia darat tempat tinggal manusia. Menurut atlas Claudius Ptolomeus Geographike Gyhepegesis yang ditulis sekitar tahun 150 Masehi, ditemukan toponim yang sama dengan Yawadwipa yaitu Iabadiu. Claudius Ptolomeus menyerbut Iabadiusebabagi suatu tedmpat di Aurea Chernosesus ( Semenanjung Malaya ). Claudius Ptolomeus juga menulis Zabai, suatu tempat yang dikatakannnyha 20 hari perjalanan dari Aurea Chernosesus. Selain itu, Claudius Ptolomeus juga menyebut Argyre yang terletak di ujung barat Pulau Jawa. Sedangkan menurut sejarawan Indonesia, Sartono Kartodirdjo, menduga yang dimaksud Aygre oleh Claudius Ptolomeus adalah " terjemahan " dari Merak yang terletak di Kota Cilegon, Provinsi Banten, di sebelah barat Pulau Jawa. Referensi : Googlebooks.com. Wikipedia bahasa Melayu

Raja Bersiong

Raja Bersiong Raja Bersiong adalah raja keempat dari Kerajaan Kedah Tua di Semenanjung Malaya. Beliau dikenal sebagai raja yang kejam terhadap rakyatnya sendiri. Beliau memerintahkan prajurit dan panglimanya untuk menangkap memenjarakan dan membunuh siapapun yang dianggap melanggar undang-undang negeri Kedah. Menurut informasi yang dilansir dari laman wikipedia beliau juga suka makan darah rakyatnya sendiri. Hal ini bermula ketika juru masak beliau mencampur gulai bayam dengan darah manusia karena kesalahan jurun masaknya itu. Juru masaknya itu suka berangan-angan dan tanpa disadari dia sudah memotong jari tangannya sendiri. Darahnya itu kemudian menetes ke dalam periuk gulai bayam sang raja. Juru masaknya ini merahasiakan peristiwa ini kepada siapapun karena tiadak ada wakytu untuk mengganti masakan ini dengan masakan yang lain. Jika pulang dari berburu, Raja Bersiong merasa sangat lapar dan terus saja menyantap nasi berlaukkan gulai bayam yang sudah bercampur darah manusia tadi. Baginda merasa ada kelainan rasa dalam makanannya itu. Masakannya terasa enak.Kemudian betanya kepada juru masaknya itu tentang hal itu. Juru masak itu mengakui kesalahannya membiarkan sang raja menyantap nasi berlaukkan gulai bayam yang sudah bercampur darah manusia itu. Kemudian Raja Bersiong memerintahkan pengawalnya dan panglimanya untuk memancung dan membunuh musuh-musuh beliau yang dipenjarakan. Seorang tahanan yang akan dipancung akan dikumpulkan dalam satu bekas dan dimasukkan ke dalam gulai bayam santapan Raja Bersiong. Tak hanya darah orang dewasa, Raja Bersiong juga menyantap darah anak-anak setelah memerintahkan pengawalnya untuk menculik mereka. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya pemberontakan nelayan melawan beliau. Para nelayan itu menyerang Istana Raja Bersiong. Tetapi mereka berhasil dikalahkan oleh tentara Raja Bersiong. Kemudian Raja Bersiong berhasil melarikan diri ke hutan dan mangkat di sana. Referensi : wikipedia bahasa Melayu

Kamis, 26 Desember 2024

Asal Usul Kebaya Di Tanah Melayu

Kebaya dipercaya sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit pada abad ke-15 dan ke-16.Tetapi ada yang menyebutkan bahwa kebaya pertama kali diperkenalkan oleh wanita Portugis di Malaka di Malaysia pada abad ke-16. Kata kebaya berasal dari kata Portugis abaayya.Kata Kebaya juga diyakini berasal dari kata Arab habaya yang artinya tunik panjang dengan bukaan depan. Kebaya juga dikenakan oleh perempuan Melayu di Riau yang disebut kebaya labuh.Referensi : Museum Tekstil di Jakarta dan Museum Nasional Indonesia Di Jakarta.

Sabtu, 21 Desember 2024

Sejarah Wayang kulit Kedah dari Malaysia

Sejarah Wayang Kulit Kedah dari Malaysia Wayang Kulit Kedah dari Malaysia disebut juga Wayang Kulit Gedek dan merupakan wayang kulit yang populer di Kedah, Malaysia. Wayang Kulit Kedah diyakini berasal dari Wayang Kulit Nang Thalung dari Thailand. Beberapa cirii khas Wayang Kulit Gedek diantaranya : a. Pengaruh Thailand dapat dilihat dari pakaian tokoh-tokohnya dan dialek yang dipergunakan. b. Cerita Wayang Kulit Gedek lebih ringkas dan mmembahas isu-isu modern. c. Tokoh-tokoh utama Wayang Kulit Kedah adalah Ai Tong, Ai Kiew, Dewa Panah, dan Mahaguru. d. Patung-patung Wayang Kulit Kedah yang berperan sebagai pahlawan pria dan pahlawan wanita yang mewakili karakter baik dan patung gergasi dan bota yang mewakili watak jahat. Wayang Kulit di Semenanjung Malaya pertama kali diperkenalkan oleh para imigran dari Jawa ( Indonesia ) yang bermukim di pesisir barat Selangor, Malaysia, pada awal abad ke-20 dan orang Melayu Kelantan yang belajar teknik mendalang dari orang-orang Jawa. Selain Wayang Kulit Kelantan daan Wayang Kulit Kedah, jenis Wayang Kulit lainnya yang ada di Semenanjung Malaya adalah Wayang Kulit Purwa yang menggunakan logat Jawa dan sangat terkenal di selatan Semenanjung Malaya dan Wayang Kulit Purwa yang menceritakan epos Mahabharata dan Panji. Referensi : google.com.

Sabtu, 14 Desember 2024

Blokade Ekonomi Belanda Terhadap Indonesia

Blokade Ekonomi Belanda Terhadap Indonesia Pada tahun 1945 Belanda melakukan blokade ekonomi kepada Indonesia setelah Indonesia merdeka. Tujuan Belanda melakukan blokade ekonomi terhadap Indonesia antara lain : (1) mencegah masuknya senjata dan peralatan militer ke Indonesia (2) mencegah keluarnya hasil perkebunan millik Belanda (3) menghancurkan ekonomi Indonesia (4) mengambil alih kekuasaann di Indonesia. Dampak blokade ekonomi Belanda terhadap Indonesia antara lain : 1. pasar ekspor terhambat 2.kondisi ekonomii memburuk 3. kekosongan kas negara 4. pendapatan negara hanyaa berrgantung pada sektor pertanian 5. kekurangan barangg impor yang dbutuhkan. Untuk mengatasi blokade Belanda itu,Indonesia melakukan beberapaa upaya seperti : 1. Diplomasi beras ke India 2. Membuka hubungan dagang langsung dengan luar negeri 3. Menggunakan perahu layar dan speedboat untuk meenembus blokade Belanda ke Singapura, Malaysia, dan Thailand Selatan untuk mmnyelundupkan tekstil candu, dan hasil-hasil perkebunan yanng dibarter dengan senjata api dan obat-obata. Referensi : Arsip Museum TNI Satria Mandala di Jakarta google.com kompas.com kumparan.com

Jumat, 13 Desember 2024

Pertempuran Bogor 8 Desember 1945

Pertempuran Bogor 8 Desember 1945 Pertempuran Bogor 8 Desember 1945 didahului oleh pendaratan tentara Inggris yang diboncengi ooleh tentara Belanda di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kemudian pasukan Inggris itu dikirim ke Bandung, Jawa Barat, melalui Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.Namun mereka disambut oleh perlawanan para pejuang Indonesia setempat. Salah satunya adalah pertempuran Bogor yang terjadi pada tanggal 8 Desember 1945 pasukann Inggris menyerang Istana Bogor karena pasukan Indonesia menolak menyerahkan Istana Bogor kepada pasukan Inggris dan menolak tuntutan Inggris untuk menurunkan bendera Merah Putih. Peristiwa itu memicu kemarahan para pejuangg setempat yang kemudian menyerang kedudukan-kedudukan pasukan Inggris di Kebun Raya Bogor, Pabaton, dan Kota Paris. Pertempuran di Bogor ini berlanjut hingga 15 Februari 1946. Salah satunya adalah Pertempuran 25 Desember 1945 yang meenyebabkan gugurnya Kapten Muslihat. Namanya kemudian diabadikaan menjadi nama jalan di Kota Bogor, Jawa Barat. Referensi : Arsip Museum TNI Satria Mandala Jakarta google.com kompas.co.id goodnewsindoonesia.com

Kamis, 05 Desember 2024

Kerajaan Surabaya

Kerajaaan Surabaya Kerajaaan Surabaya adalah suattu monarki berbentuk kadipaten yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur, yang berkuasa antara taahun 1549 hingga 1625.Pusat pemerintahan Kerajaan Surabayaaa berada di delta Sungai Brantas yang merupakan rute perdagangan ke Malaka di Malaysia dan Maluku. Kerajaan Surabaya merdeka setelah memisahkan diri dari Kesultanan Demak yang berpusat di Jawa Tengah dan pada awal abad ke-17 menjadi kekuatan yang utama di Jawa Timur serta menjadi pelabuhan yang paling penting di Jawaa Timur.Kerajaan ini memasuki masa konflik dengan Kesultanan Mataram yang berakhir dengan kemenangan Mataram atas Kerajaan Surabaya pada tahun 1625. Selain Kesultanan Mataram, Kerajaan lainnya yang pernah menaklukkann Kerajaan Surabaya adalah Kesultanan Demak dan Kerajaan Majapahit. Referensi : Wikipedia google.com

Sabtu, 30 November 2024

Intelijen Jepang Di Indonesia Selama Perang Dunia Kedua

Intelijen Jepang Di Indonesia Selama Perang Dunia Kedua Beberapa organisasi dan badan intelijen Jepang yang beroperasi di Indonesia selama Perang Dunia Kedua antara lain sebagai berikut : 1. F-Kikan Kantor Perhubungan Jepang yang didirikan pada tahun 1941 oleh Mayor Jenderal Fujiwara Iwaichi. 2. Hana Kikan Organisasi intelijen Kaigun ( Angkatan Laut Jepang ) yang didirikan di Makassar, Sulawesi Selatan, yang bertugas mengumpulkan informasi tentang wilayah pendudukan Angkatan Laut Jepang. 3. Yoshizhumi Organisasi intelijen militer Jepang yang menyamar sebagai pekerjadan saudagar Jepang toko kelontong untuk mengawasi wilayah Hindia Belanda. Mereka mengadakan kontak dengan tokoh-tokoh pergerakan nasional Indonesia dan memilih untuk membantu kemerdekaan Indonesia. Referensi : Google.com

Produk-produk Jepang Membanjiri Hindia Belanda Menjelang Perang Dunia Kedua

Produk-produk Jepang Membanjiri Hindia Belanda Menjelang Perang Dunia Kedua Barang-barang produk Jepang masuk ke Hindia Belanda ( kini Indonesia ) pada tahun 1930an saat terjadi malaise ( krisis ekonomi dunia ). Harga barang-barang produk Jepang yang dijual di Hindia Belanda itu jauh lebih murah daripada barang-barang impor dari Eropa. Kehadiran toko-toko Jepang di wilayah Hindia Belanda menandai masuknya barang-barang murah asal Jepang ke Hindia Belanda pada tahun 1930an. Promo barang-barang murah impor dari Jepang itu sangat menggiurkan dan menguntungkan saat perdagangan ekspor lesu. Malaise pada tahun 1930an itu menyebabkan pendapatan Pemerintah kolonial Belanda menurun. Gaji pegawai pemerintah kolonial Belanda dan buruh pabrik serta buruh perkebunan dipangkas belasan persen dan juga menyebabkan pabrik-pabrik tutup. Buruh-buruh kehilangan pekerjaan. Pada saat itu bnayak orang kehilangan daya beli. Harga-hrga barang memang turun, tapi tidak ada pendapatan untuk membelinya. Saat situsai sulit itu, banyak orang menggadaikan barang-barang mereka ke pegadaian untuk mendapatkan kas segar. Sisanya melakukan perdagangan barter. Membanjirnya barang-barang impor dari Jepang itu ikut menjamin stabilitas pasar penduduk anak negeri sebab harganya masih terjangkau. Sementara harga barang-barang impor dari Eropa semakin mahal. Pada waktu itu barang-barang produk Jepang yang harganya lebih murah mampu menggeser barang-barang produk Eropa. akan tetapi membanjirnya barang-barang impor murah dari Jepang itu mendapatkan kecaman keras dari Ir. Soekarno ( Bung Karno ) sebab menurut beliau ada pemboikotan dari Tiongkok dan dia melihat barang murah dari Jepang itu akan menjadi alat imperialisme. Referensi : historia.co.id.

Jumat, 29 November 2024

Sejarah Pegadaian Di Indonesia

Sejarah Pegadaian Di Indonesia Menurut informasi yang dilansir dari pegadaian co.id dan Museum Bank Indonesia sejarah pegadaian di Indonesia saat Perusahaan Dagang Belanda Di Hindia Timur VOC ( Vereegnigde Oost Indische Compagnie ) mendirikan Bank Van Leening pada tahun 1746 sebagai lembaga keuangan yang memberikan kredit dengan sistem gadai. Pada tahun 1811 Pemerintah kolonial Inggris membubarkan Bank Van Leening. Pemerintah kolonial Inggris membedrikan keleluasaan kepada masyarakat untuk mendirikan usaha pegadaian. Pada tanggal 1 April 1901 didirikan pegadaian milik negara yang pertama di Sukabumi, Jawa Barat. Pada tahun 1905 dibentuk jawatan pegadaian. Pada tahun 1961 Jawatan Pegadaian berubah nama menjadi PN ( Perusahaan Negara ) berdasarkan pEaturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ( Perpu ) No 19 Tahun 1960 dan Peraturan Pemerintah ( PP ) No 178 tahun 1961. Pada tahun 1969 bentuk Perusahaan Negara Pegadaian berganti nama menjadi Perjan Pegadaian. Pada tahun 1990 berdasarkan Peraturan Pemerintah ( PP ) No. 10 Perjan Pegadaian yang diperbarui dalam PP No. 103 tahun 2000 berganti nama menjadi Perusahaan Umum ( Perum ). Pada tanggal 1 April 2012 Perum Pegadaian berganti nama menjadi Persero berdasarkan PP No. 51 tahun 2011. Pada tanggal 23 September 2021 berdasarkan PP No. 71 Persero Pegadaian berganti nama menjadi Perseroan Terbatas. Referensi Pegadaian co.id Museum Bank Indonesia

Kamis, 28 November 2024

Sejarah Perbankan Di Indonesia Dari Zaman Kolonial Belanda Sampai Sekarang

Sejarah Perbankan Di Indonesia Dari Zaman Kolonial Belanda Sampai Sekarang Perbankan memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas ekonomi dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di Indonesia, sejarah perbankan telah ada sejak zaman kolonial Belanda hingga berkembang menjadi sistem perbankan modern yang kita kenal sekarang ini. Menurut informasi yang dikutip dari Museum Bank Indonesia Bank pertama yang hadir di Indonesia adalah sebuah pegadaian ( Bahasa Belanda : Pandhuis ) Bank Courant yang didirikan pada tahun 1746 oleh VOC ( Vereenigde Oost Indische Compagnie ) di Batavia. Pada saat itu juga di Batavia juga berdiri Bank Van Leening Bank ini didirikan untuk menunjang aktivitas pedagangan VOC di Hindia Belanda. Kemudian Bank Van Leening ini dimerger dengan Bank Courant menjadi Bank Courant Van Leening sebab Bank Courant tidak mampu menyaingi praktek rentenir yang diterapkan oleh VOC. Pada tahun 1790an Bank Courant en Van Leening ini ditutup karena mengalami krisis keuangan pada tahun 1818. Bank Courant en Van Leening adalah bank sirkulasi yang mengedarkan uang kertas yang disebut Kredit Brief. Nilai uang kertas ini sama dengan nilai uang logam yang ada di kas bank. Setelah Bank Courant en Van Leening ditutup, pemerintah kolonial Belanda mendirikan De Javasche Bank ( DJB ) pada tahun 1828 yang menjadi cikal bakal Bank Indonesia. DJB diberi hak oktroi untuk mengedarkan dan mencetak uang kertas dan koin gulden di Hindia Belanda. Setelah Indonesia merdeka, DJB dinasionalisasi menjadi Bank Indonesia pada tahun 1953. Referensi : Museum Bank Indonesia Metrotvnews.com. googlebooks.com.

Sabtu, 09 November 2024

Poenale Sanctie

Poenale Sanctie Sebelum saya sebagai penulis memberikan informasi kepada anda tentang Poenale Sanctie, perkenankan saya bertanya kepada anda Tahukah anda apakah Poenale Sanctie itu ? Poenale Sanctie adalah suatu sistem kontrak kerja yang diterapakan oleh Pemerintah kolonial Belanda di dua koloni Belanda yaitu Suriname dan Hindia Belanda ( Indonesia ) yang menjatuhkan hukuman berat kepada buruh-buruh perkebunan milik Belanda yang melanggar berupa denda, cambuk, pukulan, dan kurungan badan. Poenale Sanctie ini dibuat oleh seorang pakar hukum berkebangsaan Belanda bernama C. Th. Cremer pada tahun 1880. Poenale Sanctie merupakan bagian dari Koelie Ordonanntie yang juga dibuat oleh C. Th. Cremer pada tahun 1880. Sistem ini memberikan kekuasaan kepada pemilik perkebunan untuk menghukum para buruh mereka dengan cara apapun yang dianggapnya tepat, termasuk polisi dan hukum. Tetapi akhirnya Pemerintah kolonial Belanda menghapuskan Koelie Ordonanntie dan Poelie Ordonanntie setelah pahlawan nasional asal Betawi ( Jakarta ), Mohammad Husni Thamrin, mengecam keras Poenale Sanctie dan Koelie Ordonnantie dalam sidang-sidang Volksraad setelah melihat langsung kondisi buruh-buruh perkebunan tembakau milik Belanda di Deli, Sumatera Utara. Kecaman keras M H Thamrin itu menyebabkan Amerika Serikat memboikot produk-produk perkebunan yang berasal dari Hindia Belanda. Referensi : Museum Mohammad Husni Thamrin Di Jakarta Wikipedia Kumparan.com.

Politik Etis

Tahukah anda pembaca apakah Politik Etis itu ? Politik Etis adalah suatu kebijaksanaan yang diterapkan oleh Pemerintah kolonial Belanda yang diterapkan di Indonesia. Politik Etis ini sering disebut sebagai politik balas budi bangsa Belanda kepada Bangsa Indonesia. Hal itu diterapkan karena siste, tanam paksa. Kebijakan poltik etis mulai diterapkan pada tahun 1901 atas gagasan seorang pakar hukum asal Belanda, C. Th. Van Deventer dalam artikelnya yang dimuat di majalah De Gids. Poltik Etis mengahruskan Pemerintah Belanda memajukan kesejahteraan masyarakat pribumi Indone4sia dengan 3 cara antara lain : 1. Irigasi 2. Pendidikan 3. Transmigrasi. Irigasi dibangun untuk mengairi perkebunan-perkebunan milik Belanda yang ada di Indonesia dan bukan untuk mengairi sawah-sawah milik penduduk pribumi. Pendidikan dimulai dengan pengadaan sekolah untuk rakyat tetapi hanya untuk pria. Sedangkan wanita hanya boleh belajar di rumah saja. Sedangkan emigrasi ( transmigrasi ) ditujukan untuk memenuhi kebutuhan orang-orang Belanda akan buruh-buruh di perkebunan milik mereka. Referensi : Gramedia.com Museum Kebangkitan Nasional Jakarta Arsip Nasional Republik Indonesia

Sabtu, 02 November 2024

Jugun Ianfu

Jugun Ianfu Jugun Ianfu memiliki arti " wanita penghibur para tentara. Tetapi sebenarnya sebutan wanita penghibur dalam beberapa dokumen tentara Jepang disebut Teishintai yang artinya barisan sukarela penyumbang tubuh. Sebagian besar para jugun ianfu bukan wanita yang secara sukarela prajurit-prajurit Jepang. Orang-orang Jepang pertama kali mempraktikkan jugun ianfu saat menginvasi Korea sejak akhir abad ke-19 hingga 1945. Saat itu prajurit-prajurit Jepang membutuhkan nafsu pelampiasan seksual, sehingga orang Korea saat itu tidak berdaya menolak permintaan orang-orang Jepang. Kemudian Jepang juga mempraktikkan jugun ianfu di Indonesia dan wilayah-wilayah Asia lainnya yang diduduki oleh Jepang selama Perang Dunia II. Banyak para prajurit Jepang itu menyimpan wanita-wanita simpanan daripada mengunjungi rumah bordil, sehingga mereka menebus baik perempuan Belanda totok maupun Indo-Belanda ( sebagian besar Indo-Belanda ) yang ditawan di kamp-kamp tawanan perang untuk mendapatkan rekrutan baru. Banyak di antra mereka yang hamil di luar nikah hasil hubungan dengan prajurit Jepang. Orang Belanda menyebut anak-anak itu dengan sebutan kinderen van vijand ( anak-anak musuh ), sementara para wanita Belanda totok dan Indo-Belanda yang menjadi wanita penghibur disebut troostmeisjes. Selain orang-orang Belanda totok dan Indo-Belanda, Jepang juga merekrut wanita pribumi Indonesia dari berbagai daerah untuk dijadikan wanita penghibur. Sejak tahun 1942-1945 sekitar 10.000 wanita pribumi Indonesia menjadi jugun ianfu. Proses perekrutan jugun ianfu melibatkan perangkat pemerintahan Indonesia bentukan Jepang, mulai dari kepala desa sampai tonarigumi dengan dalih program pengerahan tenaga kerja. Mereka melakukannya dengan cara paksaan seperti tipu muslihat akan mengirim mereka belajar ke Singapura dan Jepang, mengancam, dan juga mempengaruhi calon keluarga jugun ianfu. Target jugun ianfu adalah wanita lajang. Perempuan-perempuan Indonesia yang dipilih saat itu berusia antara 14-15 tahun. Banyak penduduk yang tidak berani menolak. Jugun Ianfu adalah salah satu bentuk kejahatan perang Jepang di Indonesia selama Perang Dunia Kedua. Referensi : Ensiklopedi Sejarah Indonesia.com Pramoedya Ananto Toer. Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer. Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia ( KPG ) Jakarta.

Rabu, 30 Oktober 2024

Pemoeda Kaoem Betawi

Pemoeda Kaoem Betawi adalah oraganisasi pemuda Betawi yang didirikan pada tahun 1927 dan ikut serta dalam Kongres Pemuda yang menghasilkan Sumpah Pemuda. Para pendiriPemoeda Kaoem Betawi didirikan oleh Mohammad Husni Thamrin ( pahlawan nasional asal Betawi ), Mohammad Masserie, dan Mohammad Damirie. Pemoeda Kaoem Betawi adalah anak organisasi Perkumpulan Kaum Betawi yang didirikan oleh Mohammad Thabrie Thamrin, seorang bupati di Pulau Seibu, Jakarta, dan juga merupakan ayah kandung pahlawan nasional asal Betawi, Mohammad Husni Thamrin. Perhimpunan Kaum Betawi mendapatkan pengakuan status hukum dari Pemerintah Kolonial Belanda pada tanggal 22 Desember 1923. Perkumpulan Kaum Betawi merupakan organisasi etnis Betawi yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan. Pada tahun 1928, Pemuda Kaum Betawi membuktikan semangat kebangsaannya dengan mengirimkan Rochjani Soe`oed, seorang mahasiswa Rechthogeschool ( Sekolah Tinggi Hukum ) di Batavia di dalam Kongres Sumpah Pemuda II yang diselenggarakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928. Rochjani Soe`oed adalah aktivis Jong Islamieten Bond dan Jong Java. Setelah lulus dari Rechthogeschool pada tahun 1927, Rochjani Soe`oed bekerja sebagai pengacara di Landraad ( pengadilan negeri ) Batavia. Pada tahun 1929, Rochjani Soe`oed tidak lagi aktif di Pemuda Kaum Betawi karena dia terpilih menjadi SEkretaris Perkumpulan Kaum Betawi yang dipimpin oleh MOhammad Husni Thamrin. Referensi : Ensiklopedi Sejarah Indonesia Museum Mohammad Husni Thamrin Museum Sumpah Pemuda

Sejarah Kesultanan Aceh Darussalam Di Aceh

Sejarah Kesultanan Aceh Darussalam Di Aceh Kesultanan Aceh Darussalam adalah suatu kerajaan Islam ya...